
Program MBG Dongkrak Penjualan Daihatsu Gran Max Awal 2026
Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendorong peningkatan penjualan Daihatsu Gran Max pada awal 2026. Permintaan kendaraan niaga meningkat seiring kebutuhan distribusi logistik makanan bergizi.
PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menyebut Gran Max menjadi model yang paling terdampak positif. Kendaraan ini banyak digunakan untuk operasional distribusi di berbagai daerah.
Permintaan Kendaraan Niaga Meningkat
Direktur Marketing dan Corporate Communication PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani, mengatakan program MBG ikut mendorong kebutuhan armada logistik. Setiap proses distribusi membutuhkan kendaraan yang andal dan efisien.
Gran Max dinilai cocok untuk kebutuhan tersebut. Biaya operasionalnya relatif terjangkau. Kapasitas angkutnya juga memadai untuk distribusi skala besar maupun kecil.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat distribusi Gran Max secara wholesales mencapai lebih dari 12.500 unit pada Januari 2026. Angka ini memperkuat posisi Gran Max di segmen kendaraan komersial ringan.
Penjualan ritel juga menunjukkan tren positif. Permintaan datang dari pelaku usaha logistik, UMKM, hingga mitra distribusi program MBG.
Dampak Program MBG ke Industri Otomotif
Program MBG tidak hanya berdampak pada sektor pangan. Industri otomotif turut merasakan efeknya. Kebutuhan kendaraan operasional meningkat seiring perluasan distribusi makanan bergizi.
Gran Max Pick Up menjadi kontributor utama penjualan Daihatsu pada awal 2026. Model ini menyumbang porsi signifikan terhadap total penjualan Daihatsu.
Dengan berlanjutnya program MBG, permintaan kendaraan niaga diperkirakan tetap stabil. Sektor distribusi dan logistik masih menjadi penggerak utama pertumbuhan.







